Locations of visitors to this page JAMBI GLOBAL: PENDIRI FACEBOOK AKAN SUMBANG SEBAGIAN HARTA KEKAYAAN NYA

Minggu, 26 Desember 2010

PENDIRI FACEBOOK AKAN SUMBANG SEBAGIAN HARTA KEKAYAAN NYA

INDONESIA GLOBAL

Facebook,Mark Zuckerberg akan sumbang sebagian harga kekayaannya untuk masyarakat yang lebih membutuhkan, Dia bergabung dengan 17 miliarder baru yang mendukung The Giving Pledge, sebuah prakarsa yang didirikan Bill Gates dan istri bersama Warren Buffett untuk mendorong warga super kaya Amerika Serikat mengumumkan secara terbuka niat menyumbang kekayaannya ke lembaga sosial.
Dengan usia yang baru 26 tahun, Mark Zuckkerberg, merupakan orang termuda yang bergabung dengan kelompok itu.
Awal tahun 2010 dia menyumbang sebesar US$100 juta dalam bentuk saham untuk sekolah-sekolah di New Jersey.

"Orang menanti sampai di masa akhir karirnya untuk menyumbang. Namun kenapa harus menunggu kalau begitu banyak yang harus dikerjakan" tulisnya dalam pernyataannya.

"Dengan generasi muda yang tumbuh pesat dari keberhasilan perusahaannya, ada kesempatan besar bagi kita untuk mengembalikan di masa muda dan melihat dampak dari upaya kedermawanan."

Orang menanti sampai di masa akhir karirnya untuk menyumbang. Namun kenapa harus menunggu kalau begitu banyak yang harus dikerjakan.


Kekayaan Zuckerberg diperkirakan mencapai US$6,9 miliar, berdasarkan daftar orang terkaya di Amerika Serikat yang diterbitkan majalah Forbes.
Secara terbuka The Giving Pledge diluncurkan awal tahun ini dan bulan Agustus mengumumkan sudah ada 40 individu maupun keluarga yang menyatakan komitmennya.

Beberapa orang super kaya cenderung menyumbangkan kekayaan secara diam-diam namun Giving Pledge menekankan pentingnya untuk terbuka tentang sumbangan sosial.

"Penelitian memperlihatkan jika orang tahu bahwa orang lain menyumbang, maka mereka juga kemungkinan akan memberi," kata Peter Singer dari Universitas Princeton dalam pernyataan yang dikeluarkan The Giving Pledge.

Salah seorang miliarder, Carl Icahn -yang baru bergabung dengan prakarsa ini- mengatakan sebelumnya dia tidak mempertimbangkan untuk menyatakan sumbangan secara terbuka.
"Bagaimanapun saya melihat nilai dari proyek yang mendorong orang untuk melangkah maju dan berkomitmen dalam menggunakan kekayaannya guna kebaikan bersama."

"Saya berharap dengan menambah suara saya dengan mereka yang mendukung proyek ini, akan mendorong orang lain untuk berpartisipasi," tuturnya.

Setelah mendapat tanggapan positif di Amerika Serikat, ada tanda-tanda prakarsa The Giving Pledge akan diperkenalkan ke negara-negara lain.

Tidak ada komentar: